Rabu, 15 Juni 2011

Aplikasi Tanaman Kakao

Pembibitan
Benih yang baik memiliki daya kecambah sedikitnya 80%.
Bibit di rendam 1 jam dengan 20 ml/2 tutup Herbafarm Cair dengan 2 liter air kemudian ditanam di polibag.
Ukuran polybag untuk tanaman kakao sebaiknya 20 cm X 30 cm.
Bahan yang digunakan untuk atap bagian tiang bisa dari bambu atau kayu sedang untuk atapnya bisa dari alang-alang, daun kelapa atau daun kelapa sawit.
Pemupukan
Beri Herbafarm Granul pada media tanam Polybag dilakukan guna untuk merangsang pertumbuhan bibit cokelat. Taburkan Pupuk Herbafarm Granul di lubang tempat benih di tanam dengan dosis per lubang 10gram / 1 sendok makan. Pupuk tersebut diberikan 2 (dua) minggu sebelum penanaman bibit cokelat, kemudian lubang tersebut ditutup kembali.
Teknik Penanaman dan Pemupukan
1. Jarak Tanam ideal untuk tanaman kakao adalah 2 x 4 dengan populasi 1.250 pohon/ha atau 3 x 3 populasi per hektar 1.100 pohon.
2.Ukuran Lubang untuk penanaman kakao 40 x 40 x 40 cm, dengan memberi Pupuk Herbafarm Granul 50gram/lubang
3. Penanaman dilakukan pada saat musim hujan , dengan memilih bibit dalam kondisi sehat. penanaman dilakukan penyobekan terlebih dahulu polibag dan mengambilnya, jangan sampai tanah pecah saat mengambil polybag. Menanam pada lubang yang telah disediakan dan menutup kembali.
Tanaman kakao mutlak memerlukan pohon pelindung yang ditanam sebagai tanaman lorong diantara tanaman- tanaman kakao. Pohon pelindung tetap ditanam dengan jarak tanam 6 x 3 m.

Pemeliharaan
- Pemangkasan
Pemangkasan dilakukan terhadap cabang cabang yang tumbuh rendah dan lemah. Pohon dipangkas sehingga cabang terendah akan berjarak lebih dari 1 m dari tajuk tanaman cokelat. Pemangkasan pada tanaman cokelat merupakan usaha meningkatkan produksi dan mempertahankan umur ekonomis tanaman. Dengan melakukan pemangkasan, akan mencegah serangan hama dan penyakit, membentuk tajuk pohon, memelihara tanaman, dan memacu produksi.
- Penyiangan
Tujuan penyiangan adalah untuk mencegah persaingan dalam penyerapan air dan unsur hara dan mencegah hama dan penyakit. Penyiangan harus dilakukan secara rutin, minimal satu bulan sekali yaitu dengan menggunakan cangkul, koret, atau dicabut dengan tangan.

Aplikasi Tanaman Sawit

PEMBIBITAN
 
 
a.    Pengecambahan Biji.
-    Biji direndam dalam larutan Herbafarm Cair 2tutup/Liter air selama 1hari, hingga kadar air naik.
-    Selanjutnya biji dikeringkan selama 3 jam dalam ruangan yang teduh.
-    Biji dimasukkan dalam kantong plastik ukuran 38 x 39 cm sebanyak 500 biji, kemudian ditutup rapat
-    Setelah 10-14 hari, biji mulai berkecambah.
-    Biji yang belum berkecambah pada umur 30 hari dibuang saja.
-    Kecambah yang tumbuh normal dan sehat, warnanya kekuning-kuningan, tumbuhnya lurus serta bakal daun dan bakal akarnya berlawanan arah.
b.    Persemaian dan Pembibitan
-    Kecambah dipindahkan kekantong plastik ukuran 14 x 22 cm dengan tebal 0,08 mm.
-    Isilah polybag dengan tanah kemudian disemprot dengan Herbafarm cair 14 tutup/tangki 14 Liter.
-    Lakukan penyiraman polybag sebelum penanaman kecambah dan selanjutnya pada setiap pagi dan sore setelah penanaman.
-    Buatlah lubang tanam sedalam 3 cm.
-    Buatlah naungan persemaian setinggi 2,5 m
-    setiap 7 hari semprot dengan herbafarm cair 4 tutup/tangki 14 L.
-    Setelah bibit berumur 3 bulan dipindahkan kelahan .

PERSIAPAN LAHAN
- Lahan diolah sebaik mungkin, dibersihkan dari semak-semak dan rumput-rumput liar.
- Buatlah lobang tanam dengan ukuran 40 x 40 x 40 cm atau 60x60x 60cm, 2 minggu sebelum tanam dengan 
    jarak 9 x 9 x 9 m membentuk segitiga sama sisi.
- beri herbafarm granul pada lubang sebelum ditanam sebanyak 0.5kg kemudian lubang tanam ditutup 
   kembali dan jangan dipadatkan.
PENANAMAN
- Lobang ditimbun dengan tanah, tidak boleh diinjak-injak agar tidak terjadi kerusakan dan     bibit yang tingginya lebih dari 150 cm, daunnya dipotong untuk mengurangi penguapan.
PEMELIHARAAN TANAMAN
- Lakukan penyemprotan dengan Herbafarm Cair 3-4 kali dalam satu  bulan dengan dosis 7 tutup/tangki dengan cara semprot pada seluruh bagian tanaman dan menyebar merata di sekitar piringan tanaman.
Pemupukan Tanaman Sawit  Produktif
Herbafarm Granul setahun 2-3 kali pemupukan
Herbafarm Cair setahun 4 kali penyemprotan
Dosis perbatang 350 gram - 500 gram Herbafarm Granul.
 

Aplikasi Tanaman Padi

Perlakuan Benih

1. Larutkan Herbafarm cair 2 tutup botol (20 ml) ke dalam 2 liter air, rendam benih selama 1/2 jam.
2. Benih ditebar pada lahan persemaian yang sudah dipersiapkan sebelumnya. setiap 7 hari sekali, bibit disemprot dengan 3 tutup(30 ml) per tangki 14 liter, sampai bibit siap untuk dipindah tanam(berdaun 4 helai)

 
Pengolahan Tanah
1. Lahan dicangkul halus dan di buat bedengan dengan lebar 2 m, tinggi 20 cm, panjang bedengan disesuaikan dengan panjang lahan.
Jarak antar bedengan 30 cm. Taburkan pupuk Herbafarm Bio Organik Fertilizer Granul pada lahan yang akan ditanam.
2. Semprot bedengan dengan menggunakan Pupuk Bio Organik Herbafarm 14 tutup botol per tangki, diamkan selama 2 hari, baru lahan siap untuk di tanami.

 Pemeliharaan Tanaman
1. Larutkan 3 tutup botol (30 ml) Herbafarm Bio Organik Fertilizer Cair per tangki air.
2.  Aplikasi pada umur 7 hari setelah tanam dan diulang setiap 7 hari (seminggu) sekali.
3.  Semprot merata pada permukaan bawah daun dan tanah sekitar tanaman.
4. Pemupukan dilakukan pada jam 16.00 sampai 08.00.

Penyemprotan dengan Herbafarm Bio Organik Fertilizer Cair







































Padi Yang Sedang Berbuah Saat Menjelang Panen



























saat panen raya

Penen Raya Padi Demfarm oleh Dinas Pertanian Lampung Timur